INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami
INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami


Mataram, 11 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman, Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Institut Kesehatan Yarsi Mataram mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi dengan mengintegrasikan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam paradigma Outcome Based Education (OBE).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BELMAWA DIKTI dan berlangsung di Universitas Pendidikan Mandalika, pada tanggal 9 Oktober–10 Oktober 2025. Bimtek ini dihadiri oleh para pimpinan perguruan tinggi, ketua program studi, dan pengelola penjaminan mutu dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Kegiatan bimbingan teknis ini berfokus pada penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi dalam mengembangkan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) serta desain pembelajaran yang berbasis luaran (Outcome Based Education). Melalui pendekatan STEAM, kurikulum diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan inovatif.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penerapan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) secara berkelanjutan sesuai dengan amanat Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang menegaskan bahwa setiap perguruan tinggi wajib mengimplementasikan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam pengelolaan mutu akademik dan non-akademik.
Dalam kegiatan ini, Kepala LP2MP turut berperan aktif dalam diskusi dan lokakarya penyusunan dokumen kurikulum OBE, termasuk penyusunan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan), CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah), dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE. Beliau juga mengkaji integrasi antara kebijakan internal kampus dengan standar nasional pendidikan tinggi agar selaras dengan arah kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Keterlibatan LP2MP dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu akademik di lingkungan Institut Kesehatan Yarsi Mataram, khususnya dalam pengembangan kurikulum yang adaptif, transformatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna lulusan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, LP2MP berkomitmen untuk, Melakukan review dan redesain kurikulum seluruh program studi berbasis OBE dan STEAM. Menyelenggarakan pelatihan internal bagi dosen dalam penyusunan RPS dan evaluasi pembelajaran berbasis luaran. Memperkuat sistem penjaminan mutu internal (SPMI) sesuai dengan siklus PPEPP yang diamanatkan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Mendorong penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan interaktivitas dan capaian kompetensi mahasiswa. Partisipasi aktif Kepala LP2MP dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Institut Kesehatan Yarsi Mataram untuk terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dengan penerapan paradigma OBE dan pendekatan STEAM, diharapkan mutu pembelajaran semakin meningkat dan lulusan mampu berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.