INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami
INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami

Lombok Timur, 10 januari 2026 — INKES YARSI Mataram melaksanakan Bimbingan Stase Kegawatdaruratan (KGD) bagi mahasiswa kelas Alih Jenjang Lombok Timur (Lotim), Program Studi Profesi Ners Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Puskesmas (PKM) Masbagik Baru. Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan capaian kompetensi klinik mahasiswa dalam penanganan kasus kegawatdaruratan di layanan primer berjalan sesuai standar dan kebutuhan lapangan.
Bimbingan stase dipandu oleh Baiq Nurainun Apriani Idris, Ners., M.Kep. selaku pembimbing pendidikan. Pendampingan menekankan ketepatan triase, pengkajian cepat, pengambilan keputusan klinik awal, serta keterampilan tindakan emergensi yang aman dan terukur, termasuk kolaborasi rujukan bila ditemukan tanda bahaya.
Selama pelaksanaan stase, mahasiswa difokuskan pada penguatan kemampuan inti, meliputi:
Triase dan pengkajian primer-sekunder pada kasus gawat darurat di puskesmas
Penanganan awal kondisi kegawatdaruratan umum (mis. gangguan pernapasan, penurunan kesadaran, trauma ringan-sedang, nyeri akut, demam tinggi, dan kondisi risiko rujukan)
Stabilisasi pasien sesuai kewenangan layanan primer dan SOP setempat
Komunikasi efektif (handover) dan kolaborasi tim saat rujukan
Dokumentasi asuhan keperawatan dan pelaporan tindakan secara tepat
Baiq Nurainun Apriani Idris menegaskan bahwa stase KGD bukan ajang “berani-beranian,” tapi ajang melatih ketepatan dan kedisiplinan klinik. “Kegawatdaruratan itu soal menit dan keputusan. Mahasiswa harus mampu membedakan mana yang bisa ditangani di puskesmas dan mana yang wajib distabilisasi lalu dirujuk cepat. Salah langkah karena panik atau ceroboh itu mahal,” jelasnya.
Pihak PKM Masbagik Baru menyambut baik kegiatan bimbingan ini sebagai bentuk sinergi pendidikan dan layanan, sekaligus mendukung peningkatan kapasitas calon perawat dalam menghadapi kasus-kasus emergensi yang kerap muncul di komunitas.
Melalui bimbingan stase KGD ini, INKES YARSI Mataram memperkuat komitmen menghasilkan lulusan Profesi Ners yang siap kerja: sigap, terampil, patuh SOP, dan mampu bekerja kolaboratif dalam situasi berisiko tinggi.