Bimbingan Praktik Profesi Keperawatan Jiwa di Puskesmas Praya dan Batujangkih oleh INKES YARSI Mataram

Mataram, 7 Januari 2026 – Program Pendidikan Profesi Ners (PPN) Keperawatan Jiwa di INKES YARSI Mataram kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Praktik Profesi Keperawatan Jiwa di dua lokasi puskesmas, yaitu Puskesmas Praya dan Puskesmas Batujangkih. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menangani pasien dengan gangguan jiwa di lingkungan puskesmas.

Bimbingan ini dipimpin oleh Pembimbing Pendidikan, Bu Dian Istiana, Ners., M.Kep., Sp.Kep.Jiwa, yang juga merupakan dosen senior di INKES YARSI Mataram. Beliau memberikan pengajaran dan arahan langsung kepada mahasiswa, dengan fokus pada penerapan teori keperawatan jiwa yang telah dipelajari di kampus, serta cara berinteraksi dengan pasien gangguan jiwa secara profesional dan empatik.

“Praktik ini sangat penting agar mahasiswa dapat memahami tantangan dan keunikan dalam perawatan pasien dengan gangguan jiwa, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di dunia nyata,” ujar Bu Dian Istiana.

Kegiatan bimbingan ini mencakup pengamatan langsung terhadap proses perawatan pasien, pengelolaan terapi, serta upaya preventif yang dilakukan di puskesmas. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan pasien, melakukan asesmen psikologis, serta memberikan edukasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya perawatan mental.

Menurut salah satu mahasiswa peserta, kegiatan ini memberikan banyak manfaat dalam memahami peran dan tanggung jawab seorang perawat jiwa di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Dengan adanya bimbingan ini, INKES YARSI Mataram berharap dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten dalam bidang keperawatan jiwa, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat di daerah.

Kegiatan ini akan terus berlanjut, dan mahasiswa akan terus diberikan pengalaman langsung di berbagai puskesmas lainnya untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai praktik keperawatan jiwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *