INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami
INKES YARSI MATARAM
Profesional dan Islami

Mataram, 6 Januari 2026 – Mahasiswa Program Profesi Ners INKES YARSI Mataram baru-baru ini melaksanakan Ujian Klinik Stase Gadar Kritis di Ruang ICU Rumah Sakit Kota Mataram. Ujian klinik ini bertujuan untuk menguji kompetensi dan kesiapan mahasiswa dalam menangani pasien dalam kondisi kritis, yang merupakan bagian penting dari pendidikan profesi Ners.
Ujian klinik tersebut dibimbing oleh Hapipah, Ners., M.Kep, pembimbing akademik yang berpengalaman dalam bidang keperawatan kritis. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa diuji dalam keterampilan klinis, seperti penilaian kondisi pasien, pengambilan keputusan cepat, serta pemberian perawatan yang tepat dalam situasi darurat di ruang perawatan intensif.
Ruang ICU RS Kota Mataram dipilih sebagai lokasi ujian karena fasilitas ini memungkinkan simulasi yang lebih realistis untuk menghadapi kondisi pasien yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Mahasiswa dihadapkan pada situasi darurat yang menuntut mereka untuk bekerja secara tim dan berpikir kritis dalam memberikan perawatan terbaik bagi pasien.
Hapipah, Ners., M.Kep, sebagai pembimbing akademik, mengungkapkan bahwa ujian klinik ini memiliki peran penting dalam memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya dalam ruang perawatan intensif. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata yang penuh tekanan,” ujar Hapipah.
Mahasiswa menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menangani skenario klinis yang diberikan. Mereka tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang telah dipelajari, tetapi juga memperlihatkan keterampilan komunikasi yang efektif dengan tim medis lainnya dalam merencanakan dan melaksanakan perawatan.
Dengan terlaksananya ujian ini, mahasiswa Program Profesi Ners INKES YARSI Mataram semakin matang dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga perawat profesional yang kompeten dan siap untuk melayani masyarakat di dunia nyata, khususnya di fasilitas kesehatan yang membutuhkan keterampilan tinggi dalam menangani kondisi pasien kritis.